Dua Kali Padam dalam Semalam, Warga Desak PLN Tingkatkan Layanan
![]() |
| Foto : Ilustrasi |
KabarOne.ID | KabarOne.ID - Pemadaman listrik yang terjadi dua kali dalam satu malam di Desa Montor, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu (21/6/2026), menuai keluhan dari warga. Gangguan pasokan listrik tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat, mengganggu kenyamanan keluarga, hingga menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha kecil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aliran listrik pertama kali padam sekitar pukul 18.30 WIB saat warga tengah menjalankan aktivitas malam dan ibadah. Listrik sempat kembali menyala, namun sekitar pukul 20.30 WIB kembali padam sehingga masyarakat harus kembali beraktivitas dalam kondisi gelap.
Salah seorang warga, Siti, mengaku panik saat listrik padam karena di rumahnya terdapat bayi dan anak kecil. Menurutnya, kondisi rumah menjadi panas dan gelap sehingga anak-anak sulit beristirahat.
"Saat listrik mati, saya langsung panik karena di rumah ada bayi dan anak kecil. Kondisi menjadi tidak nyaman, apalagi malam hari ketika anak-anak sedang beristirahat," ujar Siti.
Dampak pemadaman juga dirasakan pelaku usaha. Seorang pemilik usaha jasa permainan PlayStation di Desa Montor mengaku kehilangan pendapatan karena tidak dapat melayani pelanggan selama listrik padam.
"Usaha kami sangat bergantung pada listrik. Ketika listrik padam, pelanggan memilih pulang atau menunggu tanpa kepastian. Kondisi ini tentu mengurangi pendapatan dan merugikan usaha kecil seperti kami," katanya.
Warga berharap pihak PLN ULP Labuan dapat memberikan informasi yang lebih cepat dan transparan terkait penyebab maupun jadwal pemadaman agar masyarakat dapat melakukan antisipasi. Mereka juga meminta keandalan pasokan listrik ditingkatkan sehingga kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak mengganggu aktivitas maupun roda perekonomian masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN ULP Labuan belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pemadaman listrik yang terjadi dua kali dalam satu malam tersebut.(Apep)





