Bupati Aceh Utara Gerak Cepat Pulangkan Warganya yang Terlantar dari Tarutung
KabarOne.ID | Aceh Utara – Kepedulian Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. terhadap masyarakat kembali dibuktikan. Seorang warga Kabupaten Aceh Utara yang diduga mengalami depresi hingga meninggalkan rumah tanpa arah dan tujuan bersama dua anaknya, kemudian ditemukan dalam kondisi terlantar di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akhirnya berhasil dipulangkan ke kampung halamannya melalui gerak cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Aceh Utara.
Perempuan berinisial R.D. (43), warga Dusun Mata Ie, Gampong Meunasah Aron, Kecamatan Muara Batu, diketahui meninggalkan rumah sejak 19 Mei 2026 dengan mengendarai sepeda motor bersama dua anaknya yang masih berusia sembilan dan lima tahun.
Berdasarkan hasil asesmen pendamping rehabilitasi sosial, R.D. diduga mengalami depresi yang telah berlangsung sekitar satu tahun. Dalam kondisi tersebut, ia pergi tanpa membawa pakaian ganti, tanpa bekal makanan, maupun perlengkapan untuk kedua anaknya. Kepergiannya pun tidak memiliki tujuan yang jelas. Diduga, ia hanya mengikuti jalan yang dilaluinya hingga akhirnya menempuh perjalanan ratusan kilometer keluar dari Provinsi Aceh.
Selama lebih dari satu bulan, keluarga hidup dalam kecemasan. Berbagai upaya pencarian dilakukan, namun tidak membuahkan hasil. Tidak ada kabar mengenai keberadaan R.D. bersama kedua anaknya hingga akhirnya warga di kawasan Kecamatan Tarutung menemukan mereka dalam kondisi terlantar.
Saat ditemukan, R.D. bersama kedua anaknya tampak kebingungan, kelelahan, dan tidak mengetahui ke mana harus melanjutkan perjalanan. Melihat kondisi tersebut, warga kemudian melaporkan kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Utara, yang selanjutnya memberikan perlindungan sementara dan menempatkan mereka di rumah singgah selama lima hari.
Informasi mengenai ditemukannya warga Aceh Utara tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil. Bupati segera menginstruksikan Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Aceh Utara, Fakhruradhi, S.H., M.H., beserta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Dinsos PPPA Kabupaten Tapanuli Utara agar proses pemulangan dapat dilakukan secepat mungkin.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Aceh Utara bergerak cepat menyelesaikan seluruh proses administrasi dan koordinasi lintas daerah. Berkat komunikasi yang intensif antara kedua pemerintah daerah, pada Minggu (21/6/2026), R.D. bersama kedua anaknya resmi diserahkan kepada Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Aceh Utara untuk dipulangkan ke kampung halamannya.
Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Aceh Utara, Fakhruradhi, S.H., M.H., mengatakan bahwa gerak cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami persoalan sosial.
"Atas arahan langsung Bapak Bupati H. Ismail A. Jalil, kami segera melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Tapanuli Utara agar warga Aceh Utara yang terlantar dapat segera dipulangkan. Setelah tiba di Aceh Utara, yang bersangkutan akan mendapatkan pendampingan lanjutan, asesmen sosial, rujukan layanan kesehatan, serta diupayakan memperoleh bantuan sosial sesuai kebutuhan," ujarnya.
Hasil asesmen juga menunjukkan kondisi ekonomi keluarga R.D. tergolong sangat terbatas. Selain membutuhkan penanganan medis karena diduga mengalami depresi, keluarga tersebut juga memerlukan bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan hidup, pendidikan kedua anaknya, serta perbaikan rumah dan perabot yang mengalami kerusakan.
Gerak cepat Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil bersama Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Aceh Utara menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat menjalankan pembangunan, tetapi juga ketika warganya menghadapi persoalan hidup yang berat. Kepulangan R.D. bersama kedua anaknya menjadi awal dari harapan baru untuk mendapatkan perlindungan, pengobatan, serta kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik bersama keluarganya.(*)





