Adat Kebo-Keboan, Warisan Leluhur yang Menjaga Kesuburan dan Rasa Syukur kepada Tuhan
KabarOne.ID | Banyuwangi – Suasana sakral menyelimuti Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, saat masyarakat kembali menggelar tradisi adat Kebo-Keboan, Minggu (21/6) dini hari. Ritual yang diwariskan secara turun-temurun ini bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki sekaligus doa agar hasil pertanian tetap subur dan masyarakat dijauhkan dari segala musibah.
Tradisi yang rutin digelar setiap Bulan Suro atau bertepatan dengan Tahun Baru Jawa ini melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari orang tua, pemuda hingga anak-anak, mereka bergotong royong menyukseskan rangkaian acara yang menjadi kebanggaan Desa Aliyan.
Dalam prosesi tersebut, sejumlah warga berperan sebagai kerbau, petani, hingga Dewi Sri yang dipercaya sebagai simbol kesuburan dan kemakmuran. Sebelum pawai adat dimulai, masyarakat terlebih dahulu melaksanakan ritual yang menggambarkan siklus kehidupan pertanian, mulai dari mengolah sawah, menanam padi, panen, hingga selamatan sebagai ungkapan syukur kepada Sang Pencipta.
Tradisi ini juga menyimpan sisi spiritual yang masih diyakini masyarakat. Menurut warga, pada malam menjelang pelaksanaan ritual, beberapa pemeran kerbau kerap menunjukkan perilaku menyerupai kerbau, bahkan menyampaikan pesan-pesan atau wewarah yang dipercaya sebagai nasihat bagi masyarakat.
Keunikan dan nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Kebo-Keboan setiap tahun selalu menarik perhatian ribuan pengunjung, baik dari Banyuwangi maupun luar daerah. Bagi masyarakat Desa Aliyan, ritual ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga identitas yang harus terus dijaga agar nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan kepada leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Melalui pelestarian tradisi Kebo-Keboan, masyarakat berharap generasi muda tidak hanya mengenal sejarah dan budaya leluhurnya, tetapi juga ikut menjaga serta mewariskannya sebagai kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan Banyuwangi.(Hendrik)





