SMAN 1 Rogojampi Tanamkan Karakter Disiplin Melalui Pemeriksaan Rutin Penampilan dan Kelengkapan Seragam
Kabaraone.ID | Aceh Utara – SMAN 1 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, terus memperkuat budaya disiplin di lingkungan sekolah melalui pelaksanaan apel rutin yang disertai pemeriksaan menyeluruh terhadap penampilan dan kelengkapan atribut siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang tertib, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan.
Dalam pemeriksaan tersebut, guru dan jajaran sekolah memastikan setiap siswa memenuhi standar kedisiplinan, mulai dari kerapian rambut, penampilan, kondisi sepatu, hingga kelengkapan atribut yang melekat pada seragam sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Satuan Pendidikan SMAN 1 Rogojampi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pembinaan karakter, bukan sekadar rutinitas seremonial.
"Benar, kegiatan apel yang dilanjutkan dengan pemeriksaan ini rutin kami laksanakan. Tujuannya untuk menanamkan kedisiplinan, membangun kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta membentuk rasa tanggung jawab pada diri setiap siswa sejak dini," ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai kedisiplinan yang ditanamkan di sekolah diharapkan tidak hanya diterapkan selama proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan tata tertib, sekolah juga menerapkan sanksi yang bersifat edukatif bagi siswa yang melanggar aturan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai tingkat kesalahannya melalui pembinaan dan sanksi yang bertujuan memberikan efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, SMAN 1 Rogojampi berharap budaya disiplin dapat tumbuh menjadi karakter yang melekat pada setiap siswa. Dengan demikian, lulusan sekolah tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga berintegritas, beretika, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.(Hendrik)





