Aceh-Water-HD-1

Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan

 

Suasana kebersamaan peserta dan pemateri pada Diklat Manajemen Air Minum Bersertifikat Tingkat Muda Angkatan 196. Melalui kegiatan ini, PT Toya Perdana Lhokseumawe terus mendorong peningkatan kompetensi pegawai sebagai bagian dari penguatan kualitas layanan kepada pelanggan. (Foto: Dok. PT Toya Perdana Lhokseumawe)


KabarOne.ID | Lhokseumawe –  Setiap hari, ribuan pelanggan membuka keran di rumah mereka. Air bersih mengalir untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari dikonsumsi, memasak, mandi, mencuci hingga mendukung aktivitas di sekolah, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya.

Bagi sebagian orang, air yang mengalir dari keran mungkin terlihat sebagai sesuatu yang biasa. Namun, di balik setiap tetes air yang sampai ke rumah pelanggan terdapat proses panjang yang berlangsung tanpa henti selama 24 jam.

Sumber air harus dijaga, instalasi pengolahan harus diawasi, pompa harus tetap beroperasi, dan jaringan perpipaan harus dipelihara secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian tersebut membutuhkan koordinasi yang baik agar layanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, ada satu faktor yang tetap menjadi penentu keberhasilan pelayanan, yaitu SDM. Teknologi dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efisien, tetapi kualitas layanan tetap bergantung pada kemampuan, integritas, profesionalisme dan entreprenueship para pegawai yang mengelolanya.

Kesadaran akan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) inilah yang mendorong PT Toya Perdana Lhokseumawe untuk terus berinvestasi dalam pengembangan kompetensi pegawai sebagai aset manajemen yang berkelanjutan.

Peserta Diklat Manajemen Air Minum Bersertifikat Tingkat Muda Angkatan 196 mengikuti sesi pemaparan materi manajemen air minum. Melalui pelatihan ini, PT Toya Perdana Lhokseumawe terus memperkuat kompetensi SDM dalam bidang pengelolaan perusahaan, pelayanan pelanggan, dan tata kelola air minum yang profesional. (Foto: Dok. PT Toya Perdana Lhokseumawe)

Langkah tersebut sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri PUPR Nomor 15/PRT/M/2018 tentang Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), khususnya Pasal 7 ayat (1), serta Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, Pasal 43 ayat (1) huruf f, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan SPAM wajib didukung oleh tenaga teknis yang memiliki sertifikat kompetensi.

Berlandaskan regulasi tersebut, peningkatan kapasitas SDM bukan sekadar kebutuhan perusahaan, melainkan juga merupakan bagian dari komitmen dalam memenuhi standar nasional pengelolaan air minum yang profesional, andal, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Diklat Manajemen Air Minum Bersertifikat Tingkat Muda Angkatan 196 yang berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026. Sebanyak 30 pegawai mengikuti kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma (YPTD) PAMSI. 

Diklat ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta mengenai manajemen perusahaan, kepemimpinan, komunikasi organisasi, pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Melalui berbagai materi tersebut, peserta dipersiapkan untuk menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang. Mereka tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas operasional, tetapi juga memiliki kemampuan mengambil keputusan serta memimpin tim secara efektif.

Department Head Marketing PT Toya Perdana Lhokseumawe, Meilando Crisdianto, mengatakan bahwa pengembangan SDM merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. 

Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan serius sebagai bagian dari komitmen PT Toya Perdana Lhokseumawe dalam mencetak SDM yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan air minum terbaik kepada masyarakat. (Foto: Dok. PT Toya Perdana Lhokseumawe)

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan penerapan teknologi modern harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pegawai.

"Pelayanan air yang berkualitas lahir dari SDM yang berkualitas. Karena itu, kami terus berinvestasi dalam peningkatan kompetensi pegawai agar mampu menjawab tantangan pelayanan di masa depan,” ujarnya.

Melalui penguatan SDM secara berkelanjutan, PT Toya Perdana Lhokseumawe tidak hanya mempersiapkan kebutuhan pelayanan hari ini, tetapi juga membangun generasi baru pengelola air minum yang siap menjaga kualitas, kontinuitas, dan keandalan layanan.

Sebab pada akhirnya, di balik setiap tetes air yang mengalir kepada pelanggan, terdapat dedikasi dan profesionalisme SDM yang bekerja untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.(Adv)


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan
  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan
  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan
  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan
  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan
  • Di Balik Setiap Tetes Air, PT Toya Perdana Membangun SDM Pengelola Masa Depan