SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia

Petinggi SKK Migas bersama jajaran manajemen Jadestone Energy saat berswafoto usai pertemuan strategis membahas peluang investasi migas di Indonesia.(Foto : Dok SKK Migas)



Jakarta | KabarOne.ID - Peran strategis Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) kembali mendapat sorotan. Di tengah dinamika energi global dan kompetisi investasi yang kian ketat, lembaga ini terbukti mampu menjaga daya tarik sektor hulu migas Indonesia di mata dunia.

Bukti konkretnya datang dari Jadestone Energy, perusahaan energi independen yang kini tengah mengkaji peluang akuisisi aset-aset migas berproduksi di Indonesia. Ketertarikan ini disampaikan langsung kepada SKK Migas, menegaskan posisi lembaga tersebut sebagai garda depan dalam mengawal iklim investasi yang kondusif.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menegaskan bahwa masuknya minat investasi baru menjadi indikator kuat bahwa sektor hulu migas nasional tetap kompetitif. “Indonesia masih sangat menarik untuk investasi di sektor hulu migas,” ujarnya di Jakarta.

Di bawah koordinasi SKK Migas, berbagai upaya terus dilakukan untuk memastikan kemudahan investasi, mulai dari percepatan perizinan hingga peningkatan kepastian regulasi. Hal ini menjadi faktor penting yang mendorong investor global seperti Jadestone untuk memperluas portofolionya di Indonesia.

Country Manager Jadestone Energy Indonesia, Andi Iwan Uzamah, menyebut pihaknya saat ini fokus pada aset-aset yang telah memasuki tahap pengembangan dan produksi. Strategi ini dinilai sejalan dengan upaya SKK Migas dalam mengoptimalkan potensi migas nasional agar segera memberikan kontribusi nyata.

“Fokus kami adalah aset yang sudah di tahap development atau produksi agar dapat segera dioptimalkan. Kami juga membuka peluang kerja sama strategis, termasuk untuk aset-aset yang belum tergarap optimal,” jelas Andi.

Langkah Jadestone ini sekaligus mempertegas keberhasilan SKK Migas dalam menjaga kepercayaan investor. Tidak hanya sebagai regulator, SKK Migas juga berperan sebagai fasilitator yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah dan pelaku usaha demi keberlanjutan industri migas nasional.

Saat ini, Jadestone mengelola Wilayah Kerja Lemang di Jambi dengan produksi rata-rata mencapai 6.400 barel setara minyak per hari (BOEPD). Ke depan, dengan dukungan penuh dari SKK Migas, peluang peningkatan investasi dan produksi diyakini akan semakin terbuka lebar.

Dengan kinerja yang terus diperkuat dan strategi yang adaptif, SKK Migas sekali lagi membuktikan diri sebagai motor penggerak utama yang menjaga Indonesia tetap menjadi primadona investasi di sektor energi global.(*)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia
  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia
  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia
  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia
  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia
  • SKK Migas Jadi Magnet Investasi, Jadestone Energy Siap Perluas Akuisisi Aset Migas di Indonesia