file-00000000b99471faaab8340ea027b893

Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe



KabarOne.ID | Lhokseumawe — Malam itu, denyut Kota Lhokseumawe terasa berbeda. Ribuan warga tumpah ruah menutup rangkaian Bazar Ramadan 2026 yang digagas Pemerintah Kota Lhokseumawe. Bukan sekadar seremoni penutup, momen ini menjadi simbol berakhirnya perputaran ekonomi rakyat yang signifikan di tengah suasana religius Ramadhan.

Sejak hari pertama dibuka, kawasan bazar menjelma menjadi magnet baru. Lapak-lapak ekonomi kreatif dan UMKM berdiri berdampingan, menawarkan ragam produk mulai dari kuliner khas, fesyen muslim, hingga kriya lokal. Ramadhan bukan hanya menghadirkan berkah spiritual, tetapi juga berkah finansial bagi pelaku usaha kecil di kota tersebut.

Ketua Panitia, Habibillah, SE, yang juga Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL), menyebut kegiatan ini sebagai ruang kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci sukses terselenggaranya bazar yang tertib dan diminati publik.

Apresiasi juga disampaikan kepada Menteri Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, atas dukungan penuh terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif di daerah.

“Ramadan memberi energi tersendiri. Kita melihat bagaimana transaksi meningkat, interaksi sosial tumbuh, dan pelaku usaha mendapat ruang aktualisasi. Harapannya, ini tidak berhenti sebagai agenda musiman, tetapi terus bertransformasi menjadi program tahunan yang berdampak luas,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).



Habibillah juga menyoroti pentingnya pemahaman publik terkait perbedaan antara pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Meski memiliki karakteristik berbeda, keduanya dinilai sama-sama berperan sebagai fondasi ekonomi daerah. Menurutnya, dengan pembinaan dan edukasi yang tepat, sektor ini dapat menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Lhokseumawe.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, menilai Bazar Ramadhan bukan sekadar pasar musiman, melainkan bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan yang selaras dengan nilai-nilai keislaman.

“Di sini kita melihat harmoni antara ekonomi dan religiusitas. Pemerintah berkomitmen mendorong kegiatan serupa agar lebih inovatif dan mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha lokal,” ungkapnya.

Penutupan bazar juga menjadi panggung apresiasi bagi generasi muda melalui berbagai perlombaan islami. Sorak tepuk tangan mengiringi pengumuman para juara dari kategori azan, hafalan ayat pendek, tahfidz, hingga da’i cilik tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

Berikut daftar pemenang:

Azan SD/MI:

Juara I: Zhafir Mumtaz (No.01)

Juara II: M. Ghibran Al Mubarraq (No.27)

Juara III: M. Al Akbar (No.39)

Azan SMP/MTs:

Juara I: Abi Alfarisi (No.14)

Juara II: Muhammad Ari Fifiq (No.22)

Juara III: Fadhilul Azmi (No.06)

Hafalan Ayat Pendek SD/MI:

Juara I: Azka Azkya (No.63)

Juara II: Aisyah Rania Athifa (No.70)

Juara III: Siti Alana Humaira (No.17)

Tahfidz SMP/MTs:

Juara I: Muhammad Adrian Shamil (No.03)

Juara II: Khalisa Salsabila (No.32)

Juara III: Ahmad Khairul Azam (No.36)

Da’i Cilik SD/MI:

Juara I: Khansa El Fikriya (No.21)

Juara II: Aqila Fariza (No.03)

Juara III: Hilma Mahira (No.01)

Da’i Cilik SMP/MTs:

Juara I: M. Fakhri Al Fathani (No.06)

Juara II: Cut Zalfa Naqiya (No.05)

Juara III: Nidaur Rahmah (No.15)

Trofi dan piagam diserahkan langsung oleh unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah kota, menjadi penutup yang menguatkan pesan bahwa Ramadan adalah momentum pembinaan akhlak sekaligus penguatan ekonomi.

Bazar boleh usai, namun geliat yang ditinggalkan menjadi catatan penting ketika pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat berjalan beriringan, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan kebangkitan ekonomi lokal.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe
  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe
  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe
  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe
  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe
  • Dari Pusat Kuliner ke Panggung Syiar, Bazar Ramadan 2026 Tinggalkan Jejak Ekonomi di Lhokseumawe