IMG-20260216-WA0014 file-00000000b99471faaab8340ea027b893

Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga



KabarOne.ID | Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, memimpin langsung penyerahan 67 unit hunian sementara (huntara) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada warga terdampak banjir. Kegiatan yang dipusatkan di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Senin (16/02), menjadi simbol keseriusan pemerintah kota dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Di hadapan warga, Sayuti Abubakar menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan dalam memastikan masyarakat terdampak mendapatkan hunian yang layak dan aman.

“Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang kepastian dan rasa aman bagi masyarakat. Pemerintah tidak boleh lambat ketika rakyat membutuhkan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil review bersama BNPB dan APIP Pusat, dari 1.296 rumah yang diusulkan Pemko Lhokseumawe, sebanyak 1.275 rumah dinyatakan lolos verifikasi, terdiri dari 74 rumah rusak berat, 1.178 rusak sedang, dan 23 rusak ringan. Sayuti memastikan seluruh proses pendataan dilakukan secara akuntabel agar tidak ada penerima yang tidak berhak maupun warga terdampak yang terabaikan.

Sebanyak 55 unit huntara ditempatkan di Gampong Blang Naleung Mameh, 10 unit di Gampong Jambo Timu, serta masing-masing satu unit di Gampong Ulee Jalan dan Gampong Uteunkot. Selain kunci hunian, Pemko juga menyalurkan paket sembako, selimut, matras, dan kipas angin untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Tak hanya itu, di bawah arahan Wali Kota, pemerintah kota turut menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600.000 per kepala keluarga per bulan selama tiga bulan bagi warga yang tidak menempati huntara. Kebijakan ini diambil untuk memastikan tidak ada keluarga yang terbebani biaya sewa selama menunggu pembangunan hunian tetap.

Sayuti Abubakar juga secara tegas menginstruksikan jajaran gampong hingga kecamatan agar mempercepat pendataan tahap II bagi warga yang belum terakomodir. Ia menekankan bahwa setiap bantuan harus melalui mekanisme yang benar, namun tetap mengedepankan kecepatan dan kepedulian.

Lebih jauh, Wali Kota mengungkapkan bahwa lahan pembangunan hunian tetap (huntap) telah disiapkan di Gampong Padang Sakti dan Gampong Meunasah Mayang. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Pemko Lhokseumawe agar warga terdampak tidak hanya pulih, tetapi bangkit dengan tempat tinggal permanen yang lebih aman.

Sementara itu, Tenaga Ahli BNPB, Herman Hidayat, menyampaikan dukungan pemerintah pusat terhadap langkah cepat yang diambil Wali Kota Lhokseumawe. Ia memastikan koordinasi pusat dan daerah terus diperkuat agar tidak ada lagi korban bencana yang tinggal di tenda darurat, khususnya menjelang Ramadan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung unit huntara oleh Wali Kota bersama unsur Forkopimda dan jajaran OPD. Peninjauan tersebut memastikan setiap bangunan dan fasilitas benar-benar layak huni sebelum ditempati masyarakat.

Dengan kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan, Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pemulihan pascabanjir di Lhokseumawe bukan sekadar program, melainkan komitmen nyata untuk melindungi dan menguatkan warganya.(*)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga
  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga
  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga
  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga
  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga
  • Sayuti Abubakar Pimpin Langsung Penyerahan 67 Huntara BNPB, Tegaskan Komitmen Pemulihan Warga