SKK Migas Sumbagut Dorong Investasi Migas Rp300 Juta Dolar di Sumut
KabarOne.ID | Medan – Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, CW Wicaksono, menegaskan komitmennya mendorong peningkatan investasi sektor minyak dan gas bumi di Sumatera Utara melalui pengembangan sumur baru dan penguatan dukungan pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, yang turut dihadiri Pertamina EP Pangkalan Susu serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumatera Bagian Utara di Kantor Gubernur Sumut, Senin (11/5) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, CW Wicaksono menyoroti peran strategis wilayah Sumbagut yang saat ini menyumbang sekitar 30 persen terhadap total produksi migas nasional. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif di tengah tantangan industri migas ke depan.
“Kami berupaya membawa investasi sekitar US$300 juta ke wilayah ini. Dukungan pemerintah daerah sangat kami apresiasi, karena tantangan investasi pada periode 2025 hingga 2030 akan semakin kompleks,” ujar CW Wicaksono melalui siaran pers yang diterima media ini, Selaya (19/5).
Ia juga mengungkapkan, SKK Migas tengah menyiapkan langkah percepatan pengelolaan sumur tua melalui pola kolaborasi bersama pemerintah daerah, BUMD, koperasi, dan masyarakat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, SKK Migas berencana memfasilitasi studi banding ke Jambi dan Sumatera Selatan guna mempelajari tata kelola sumur rakyat yang telah berjalan.
Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengeboran dua sumur gas baru di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Menurut Edwin, langkah tersebut dilakukan setelah hasil pengujian sumur di Pulau Panjang menunjukkan potensi yang cukup baik untuk mendukung kebutuhan gas industri di Sumatera Utara.
“Pengujian di Pulau Panjang menunjukkan hasil yang baik. Karena itu akan dilakukan pengeboran sumur baru guna mendukung pasokan gas industri di Sumut,” katanya.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, menyatakan Pemerintah Provinsi Sumut siap mendukung percepatan investasi sektor migas, termasuk memangkas birokrasi perizinan agar proses investasi dapat segera terealisasi.
“Segala sesuatu yang disampaikan akan menjadi catatan kami untuk dilaporkan kepada Bapak Gubernur. Kami meminta proses perizinan dipercepat agar investasi segera terealisasi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Surya.
Selain percepatan investasi, Pemprov Sumut juga berharap pengelolaan sumur minyak rakyat dapat dilakukan secara legal, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil migas.(Adv)




