Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas

Azhari Idris resmi dipercaya mengemban amanah baru sebagai Vice President SKK Migas. Sosok putra Aceh yang dikenal berpengalaman dan rendah hati ini diharapkan mampu terus memperkuat sektor energi nasional melalui kepemimpinan dan dedikasinya.(Foto : Dok Humas SKK Migas Sumbagut)



KabarOne.ID | Jakarta – Kiprah putra Aceh, Azhari Idris, di industri hulu minyak dan gas bumi nasional kembali mendapat pengakuan. Sosok berpengalaman tersebut resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Vice President (VP) Dukungan Bisnis di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus apresiasi atas dedikasi, pengalaman, dan kepemimpinan Azhari selama berkarier di sektor energi nasional, termasuk saat memimpin SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) selama lima tahun terakhir.

Posisi VP Dukungan Bisnis merupakan salah satu jabatan strategis di SKK Migas yang berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional industri hulu migas nasional. Bidang ini menangani berbagai aspek vital seperti pengelolaan rantai suplai industri migas, perizinan, pembebasan lahan, keamanan operasional, hingga program pengembangan masyarakat di berbagai wilayah kerja migas di Indonesia.

Kepercayaan yang diberikan kepada Azhari dinilai sejalan dengan keberhasilannya mengawal operasional sektor migas di wilayah Kalsul yang berkontribusi sekitar 43 persen terhadap produksi migas nasional. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah program strategis berjalan optimal, termasuk pendampingan terhadap penemuan dua cadangan gas raksasa kelas dunia di Selat Makassar yang memperkuat potensi energi nasional di masa depan.

Tak hanya dikenal memiliki kapasitas teknis yang mumpuni, Azhari juga dinilai berhasil membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah di Kalimantan dan Sulawesi. Pendekatan tersebut dinilai mampu meminimalkan hambatan sosial maupun perizinan di sejumlah wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Saat dikonfirmasi, Azhari menyampaikan dirinya masih berada di Balikpapan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum kembali ke Jakarta menjalankan tugas barunya.

“Ini masih di Balikpapan menyelesaikan beberapa pekerjaan,” ujarnya singkat.

Karier Azhari Idris sendiri dikenal panjang dan sarat pengalaman. Selain pernah berkiprah di perusahaan migas internasional seperti Unocal dan Chevron Oil and Gas Indonesia, ia juga merupakan salah satu tokoh penting dalam pembentukan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pasca-MoU Helsinki.

Pada periode 2018–2019, Azhari dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPMA dan turut membangun fondasi tata kelola migas Aceh yang profesional dan berkelanjutan.

Dengan pengalaman di level daerah, nasional hingga internasional, banyak pihak menilai Azhari Idris merupakan figur tepat untuk memperkuat peran strategis SKK Migas dalam mendukung ketahanan energi nasional ke depan.(Advertorial)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas
  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas
  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas
  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas
  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas
  • Putra Aceh Azhari Idris Resmi Jadi Vice President SKK Migas