Kapolres Lhokseumawe Resmikan Sumur Bor di Lancang Barat, Hadirkan Harapan Baru Pascabanjir
KabarOne.ID | Aceh Utara – Komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, melalui peresmian bantuan sumur bor dan tandon air dari mahasiswa STIK-PTIK dalam rangka program pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.
Peresmian yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 13.40 WIB di Meunasah Dusun Tanjung, Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, turut dihadiri Kasat Lantas Polres Lhokseumawe AKP Irfan Firdaus, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Zulkarnaini, S.Sos., M.M., Kapolsek Dewantara AKP Muhammad Suherno, Camat Dewantara Munawir, S.STP., perwakilan Danramil Dewantara Serka Zulfikar, Geuchik Lancang Barat Kamaruzzaman, para tokoh masyarakat, serta mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 Sindikat 3.
Di lokasi kegiatan, Kapolres menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya fasilitas air bersih yang kini dapat dimanfaatkan langsung oleh warga, khususnya masyarakat Dusun Tanjung.
Geuchik Lancang Barat, Kamaruzzaman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan, kebutuhan air bersih selama ini menjadi harapan besar masyarakat, terlebih setelah wilayah itu terdampak banjir beberapa waktu lalu.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan sumur bor ini. Alhamdulillah airnya bersih dan bagus, bahkan bisa langsung diminum. Keinginan kami sudah tercapai. Bantuan ini sangat berarti bagi warga,” ujarnya haru.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Polri sejak awal masa bencana. “Sejak awal banjir, Polres Lhokseumawe sudah hadir membantu kami. Kami tidak bisa membalas kebaikan ini, hanya Allah SWT yang dapat membalasnya,” tambahnya.
Perwakilan mahasiswa STIK-PTIK Angkatan ke-83, IPTU Muaz, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat selama masa penempatan di Polres Lhokseumawe. Sebanyak 20 mahasiswa diterjunkan dan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial di wilayah tersebut.
“Kami telah melakukan bakti sosial di pengungsian, kegiatan di pesantren, pembagian daging, serta pengeboran sumur bersama Satlantas Polres Lhokseumawe. Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan Bapak Kapolres yang telah mendukung sehingga bantuan sumur bor dan tandon ini dapat diresmikan hari ini,” katanya.
Ia turut memohon doa agar seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan lancar dan kelak mampu mengabdi secara maksimal kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menyampaikan bahwa sejak awal bencana, jajaran Polres telah turun langsung membantu masyarakat, mulai dari trauma healing, layanan pengobatan gratis, hingga pembersihan fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah yang terdampak banjir.
“Polres Lhokseumawe akan selalu hadir untuk masyarakat. Sejak awal banjir, kami langsung turun membantu, membersihkan sekolah dan masjid, serta memberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyalurkan bantuan tambahan berupa kurma untuk berbuka puasa, Al-Qur’an, sembako, serta membantu pengadaan ambal masjid yang langsung digunakan untuk salat tarawih pada malam harinya.
Terkait bantuan rumah rusak ringan, sedang, berat hingga hunian sementara (huntara), Kapolres menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses realisasinya dapat segera diselesaikan.
“Kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk berserah diri kepada Allah SWT dan melakukan introspeksi agar musibah tidak kembali menimpa kita. Kami akan berusaha membantu semaksimal mungkin,” tegasnya.
Kapolres juga memastikan, apabila ada warga yang mengalami keluhan kesehatan, tim medis siap diturunkan ke lokasi.
“Silakan sampaikan apa yang bisa kami bantu, insya Allah akan kami upayakan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tutupnya.
Dengan diresmikannya sumur bor tersebut, masyarakat Gampong Lancang Barat kini memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kehadiran fasilitas ini menjadi harapan baru bagi warga dalam memulihkan kehidupan pascabencana.(*)





