Sabang Satukan Komitmen Jaga Laut dalam Indonesia Coral Day
Kabarone.ID | Sabang - Keindahan bawah laut Pulau Weh menjadi latar penguatan komitmen pelestarian lingkungan dalam peringatan Indonesia Coral Day di Kota Sabang. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama menjaga lingkungan hidup dan ekosistem terumbu karang oleh unsur pemerintah, Forkopimda, komunitas lingkungan, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Hawk's Nest Resort, Gampong Krueng Raya itu diinisiasi oleh Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia–Kawasan Laut, Hutan, dan Industri (LPLHI-KLHI), serta dihadiri unsur Forkopimda, TNI/Polri, organisasi perempuan, pemerhati lingkungan, tokoh masyarakat, komunitas penyelam, hingga nelayan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi pembersihan bawah laut di sekitar Pulau Klah sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem laut dan terumbu karang di Kota Sabang.
Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan kekayaan laut Sabang.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sabang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan Indonesia Coral Day ini. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa kekayaan laut dan terumbu karang Sabang harus kita jaga bersama demi keberlangsungan masa depan anak cucu kita,” kata Suradji, Jum'at (8/5) sore.
Ia mengatakan, Sabang memiliki potensi wisata bahari yang besar dengan kawasan taman laut dan keanekaragaman biota yang menjadi daya tarik wisatawan. Karena itu, menurutnya, pelestarian lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun komunitas pemerhati lingkungan.
“Kita berharap tidak ada lagi aktivitas yang merusak lingkungan laut seperti pemboman ikan maupun perusakan terumbu karang. Alam Sabang ini adalah aset utama daerah, terutama untuk pengembangan sektor pariwisata dan perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW LPLHI-KLHI Aceh, Nasri Saputra mengatakan Indonesia Coral Day diperingati setiap 8 Mei sebagai momentum meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian terumbu karang dan lingkungan hidup.
“Momentum Indonesia Coral Day ini kami harapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan. Karena dengan menjaga lingkungan, kita turut menjaga keberlangsungan kehidupan itu sendiri,” kata Nasri.
Sementara itu, Ketua DPW LPLHI-KLHI Sabang, Syukri, menyebut Pulau Klah memiliki potensi wisata bawah laut yang besar dan perlu didukung dengan pengelolaan serta fasilitas yang memadai.
“Pulau Klah memiliki surga bawah laut yang luar biasa, dengan ratusan jenis ikan dan kawasan nemo yang menjadi daya tarik tersendiri. Kami berharap kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata baru di Sabang, sekaligus tetap terjaga kelestarian alamnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak yang hadir juga menyatakan komitmen bersama untuk terus mendukung pelestarian kawasan pesisir, laut, dan ekosistem terumbu karang di Kota Sabang sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan pengembangan pariwisata daerah.(*)




