Memperkuat Soliditas Penegak Hukum, Forum Advokat Bersatu Gelar Silaturrahmi di The Tring Lancok
![]() |
| M. Chaleb, S.H., Ketua Panitia silaturrahmi Forum Advokat Bersatu.(Foto : Ist) |
KabarOne.ID | Aceh Utara – Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin dinamis dan kompleks, solidaritas antaradvokat dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga marwah profesi sekaligus menghadirkan pelayanan hukum yang berkualitas bagi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Forum Advokat Bersatu akan menggelar kegiatan silaturrahmi bertajuk “Merajut Kebersamaan Advokat untuk Pelayanan Hukum yang Berkualitas” di kawasan wisata pesisir The Tring Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu ramah antarpraktisi hukum, namun juga menjadi ruang konsolidasi moral dan intelektual bagi para advokat lintas organisasi di Aceh Utara dan sekitarnya. Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat integritas profesi advokat sebagai salah satu unsur penting dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.
Ketua Panitia, Advokat M. Chaleb, S.H., mengatakan bahwa profesi advokat merupakan officium nobile atau profesi mulia yang memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan keadilan dan hak-hak masyarakat.
Menurutnya, kehormatan profesi advokat hanya dapat dijaga melalui persatuan, komunikasi yang sehat, serta solidaritas yang kuat antar sesama penegak hukum.
“Hukum tidak hanya tegak di atas lembaran undang-undang, tetapi juga di atas pundak para penegaknya yang menjunjung kebersamaan dan integritas. Melalui silaturrahmi ini, kami ingin menegaskan bahwa meski berbeda organisasi dan sering berhadapan di ruang sidang, para advokat tetap merupakan satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat,” ujar Chaleb.
Ia menjelaskan, tema “Merajut Kebersamaan” dipilih sebagai simbol pentingnya sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum, khususnya di era digitalisasi dan keterbukaan informasi saat ini.
Selain mempererat hubungan emosional antaradvokat lintas generasi, kegiatan tersebut juga akan menjadi ruang refleksi bersama terkait standar profesionalisme, etika profesi, hingga upaya memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat di wilayah pelosok Aceh Utara.
Advokat yang harmonis secara internal akan lebih mudah berkolaborasi dalam memberikan pendampingan hukum, terutama bagi masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan dan kepastian hukum,” tambahnya.
Pemilihan lokasi kegiatan di kawasan The Tring Lancok juga bukan tanpa alasan. Suasana pesisir yang tenang dengan deburan ombak dan hembusan angin laut diharapkan mampu menciptakan ruang dialog yang lebih cair, terbuka, dan humanis, jauh dari suasana formal ruang persidangan.
“Kami ingin rekan-rekan advokat melepas sejenak atribut formal profesi dan berdiskusi dengan hati. Sebab hukum yang berkualitas lahir dari nurani yang jernih serta kebersamaan yang kokoh,” pungkas Chaleb.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis besok itu diperkirakan akan dihadiri puluhan advokat senior maupun muda dari berbagai organisasi profesi hukum di Aceh. Momentum tersebut dinilai penting dalam memperkuat integritas, solidaritas, serta semangat kolektif advokat sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan di wilayah Pase dan Serambi Mekkah.(*)




