Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayah Wa) melantik dan mengambil sumpah jabatan Dayan Albar sebagai Sekretaris Daerah Aceh Utara dalam prosesi pelantikan pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Senin (18/5/2026). Sebanyak 143 pejabat eselon III dan IV turut dilantik guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Utara.(Foto : Ist)



KabarOne.ID | Lhoksukon - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan pemerintah daerah, Senin (18/5/2026).

Dalam prosesi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara tersebut, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM atau yang akrab disapa Ayah Wa secara resmi melantik Dayan Albar, S.Sos., M.AP sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara. Selain itu, sebanyak 143 pejabat eselon III dan IV juga turut dilantik dan diambil sumpah jabatan.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom atau Panyang, turut memimpin pelantikan pejabat Administrator dan Pengawas. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dengan diiringi lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli menyampaikan, pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan program pembangunan daerah.

“Seluruh tahapan pelantikan telah dipersiapkan dengan baik dan berlangsung lancar. Ini menjadi momentum penguatan birokrasi agar pelayanan publik semakin optimal,” ujar Muntasir.

Dalam sambutannya, Ayah Wa memaparkan sejumlah program dan capaian yang telah dijalankan Pemerintah Aceh Utara selama beberapa waktu terakhir. Salah satunya perjuangan terhadap 8.094 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPK-PW) serta upaya percepatan penyelesaian Bendungan Irigasi Krueng Pase yang ditargetkan mampu mengairi ribuan hektare sawah di sembilan kecamatan di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyalurkan tujuh unit armada ambulans baru untuk puskesmas, meningkatkan kesejahteraan aparatur gampong, guru dayah, balai pengajian hingga ketua pemuda.

Di bidang keagamaan dan pendidikan, Pemkab Aceh Utara juga terus mendorong penguatan syariat Islam melalui pengajian rutin tingkat kecamatan, rencana pengadaan kendaraan roda dua bagi imum gampong, bantuan traktor bajak sawah gratis, hingga perekrutan guru dayah untuk memperkuat kurikulum agama di sekolah.

Program pemisahan ruang belajar siswa laki-laki dan perempuan di tingkat SMP hingga SMA sederajat juga disebut menjadi bagian dari penguatan implementasi syariat Islam di Aceh Utara.

Ayah Wa turut menyinggung keberhasilan peningkatan status Monumen Islam Samudera Pasai menjadi situs nasional yang mendapat dukungan anggaran APBN mencapai Rp100 miliar. Untuk tahun 2026, pemerintah pusat telah mengalokasikan sekitar Rp54 miliar guna mendukung pengembangan kawasan bersejarah tersebut.

Pemerintah daerah juga terus mengawal pembangunan SMA Unggul Garuda di Aceh Utara, sekolah berasrama di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diproyeksikan melahirkan generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

Sementara dalam penanganan pascabanjir, Ayah Wa menyebut pemerintah bersama TNI, Polri, BNPB, serta kementerian terkait telah membangun kembali 19 jembatan, memperbaiki sejumlah ruas jalan, dan menyediakan 4.614 unit hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

Sebanyak 104 unit hunian tetap bantuan Menkopolhukam juga telah selesai dibangun dan ditempati warga, sementara 500 unit lainnya dari Buddha Tzu Chi masih dalam proses pembangunan. Selain itu, bantuan pembangunan 100 unit rumah dari Kapolri juga segera direalisasikan.

Ayah Wa mengajak Sekda yang baru dilantik beserta seluruh kepala OPD untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat penyediaan lahan maupun pembangunan hunian tetap bagi masyarakat korban banjir.

Pelantikan Sekda Aceh Utara sendiri dilakukan setelah proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar di Banda Aceh dan diikuti empat pejabat senior di lingkungan Pemerintah Aceh Utara.

Selain Dayan Albar, peserta seleksi lainnya yakni Halidi, S.Sos., MM, Drs. Saiful Basri, M.AP, serta Fauzan, S.Sos., M.AP.

Acara pelantikan turut dihadiri unsur Forkopimda, Rektor Universitas Malikussaleh, Ketua DPRK Aceh Utara, para kepala OPD, tokoh ulama, pimpinan partai politik, camat, unsur perbankan, BUMN, BUMD, hingga insan pers.(*)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik
  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik
  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik
  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik
  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik
  • Ayah Wa Resmi Kukuhkan Dayan Albar Sebagai Sekda Aceh Utara, Ratusan Pejabat Ikut Dilantik